VIVAnews - Pengurus Persebaya Surabaya, Saleh Ismail Mukadar menghimbau suporter dan simpatisan berperilaku sopan selama dalam perjalanan. Bonekmania baru saja memberikan dukungan kepada tim kesayangannya melawan PSMS Medan di Bandung.
"Saya mengajak mereka untuk berperilaku tertib. Saya juga minta maaf kepada penumpang, utamanya pengguna jasa kereta api yang merasa terganggu," kata Saleh saat ikut mendampingi Guruh Soekarnoputra berkampanye di Stadion Gelora 10 Nopember Tambak Sari, Surabaya, Kamis 2 Juli 2009.
Kemenangan Persebaya atas PSMS Medan dalam partai playoff itu harus diteladani dengan bersikap santun. Seperti diketahui, Persebaya menang 6-5 lewat adu penalti saat bertanding di Bandung. Alhasil, Persebaya promosi ke Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010.
Sementara itu, tentang kisah kemenangan Arek-arek Suroboyo, Saleh mengatakan adalah sebuah kemujuran. Pasalnya, persiapan Persebaya sangat minim, hanya dua pekan.
"Saya sangat terharu dan menghargai perjuangan Arek-arek Persebaya," tegasnya.
Hasil yang memuaskan itu disebutnya sebagai sebuah prestasi yang luar biasa. Saat itu, Green Force berhasil
mengalahkan PSMS yang notabene tim LSI.
Persebaya yang menempati posisi 4 Divisi Utama musim ini sebenarnya tertinggal lebih dulu lewat gol pemain PSMS, Leonardo Zada dari titik penalti pada menit 32. Namun, Persebaya berhasil menyamakannya lewat proses yang sama pada menit 86 lewat striker Jairon Feliciano.
Adu penalti digelar karena hasil akhir tidak berubah meski telah dilakukan perpanjangan waktu. Perjuangan hidup mati itu akhirnya berakhir dengan kerja keras kiper Endra Prasetya. Ia berhasil mengeblok tendangan Octavianus Maniani sehingga memastikan kemenangan Persebaya.


0 komentar:
Posting Komentar